Skip to main content

Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum)

 


Ketersediaan di Kebun Toga STIKES Al-Fatah : Tersedia di Kebun 4 Taman 3

Klasifikasi Tanaman Jahe Merah :

Menurut Fitaloka DT (2021) , klasifikasi tanaman jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) yaitu :

Kingdom         : Plantae

Subkingdom   : Tracheobionta

Super Divisi    : Spermatophyta

Divisi              : Magnoliophyta

Kelas               : Liliopsida

Ordo               : Zingiberales

Famili              : Zingiberaceae

Genus              : Zingiber

Spesies            : Zingiber officinalle var. rubrum

Habitat Tanaman Jahe Merah

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) tumbuh pada daerah tropis dengan ketinggian tempat antara 0-1,700 m di atas permukaan laut. Jahe memerlukan suhu tinggi serta curah hujan yang cukup saat masa pertumbuhannya. Suhu tanah yang ideal yaitu antara 2530°C. Untuk mendapatkan hasil rimpang yang baik, tanah harus dalam keadaan gembur agar akarnya berkembang dengan normal. Tanaman jahe ini tidak tahan genangan air sehingga irigasinya harus selalu diperhatikan (Hapsoh, 2011).

Kandungan Tanaman Jahe Merah

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) mengandung oleoresin 7-10%, minyak atsiri 1-3%, sari pati sekitar 52%, sejumlah kecil protein, vitamin, mineral. Komponen yang terkandung dalam rimpang jahe sangat banyak manfaatnya, terutama sebagai bumbu masak,

Khasiat dan Kegunaan :

Jahe memiliki konstituen aktif yaitu senyawa fenolik dan terpen yang berlimpah. Senyawa fenolik utama pada jahe adalah gingerol, shogaol, dan paradol. Beberapa komponen utama dalam minyak atsiri dalam jahe berupa terpen, seperti ẞ-bisabolene, a-curcumene, zingiberene, farnesene, dan sesquiphellandrene. Selain itu, polisakarida, lipid, asam organik, dan serat mentah juga ada dalam jahe (Prasad & Tyagi, 2015, Yeh, et al., 2014).

Bentuk Olahan :

  •  Wedang Jahe Merah
  •   Sirup Jahe Merah
  •  Teh Jahe Merah
  •   Permen Jahe Merah

Cara Membuat Olahan

Wedang Jahe Merah :

Direbus dengan serai, gula merah, secang, kayu manis, dan daun pandan, sering dibakar dulu jahenya.

Sirup Jahe Merah :          

Sari jahe dimasak dengan gula merah dan serai, bisa jadi campuran kopi atau minuman lain.

The Jahe Merah :

Jahe diseduh atau direbus dengan air panas.

Permen Jahe Merah :

Dibuat dari ekstrak jahe dan gula, membantu meredakan batuk.

Dirangkum Oleh : Vivin Dea Pahlepy dan Sinta Claudia

Referensi :

Fitaloka DT. Rimpang Tanaman Jahe (Zingiber Officinale) Sebagai Analgetik. 2021.

Hapsoh dan Y. Hasanah. 2011. Budidaya Tanaman Obat dan Rempah. Medan: USU Press. 240 hal.

Prasad, S. & Tyagi, A.K. (2015) Ginger And Its Constituents. Role in Prevention and Treatment of Gastrointestinal Cancer Gastroenterology Research and Practice, 1-11. doi: 10.1155/2015/142979


Popular posts from this blog

TANAMAN KENCUR (Kaempferia galanga L.)

Pengenalan Kencur ( Kaempferia galanga L .) adalah tanaman rempah yang telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Termasuk dalam keluarga Zingiberaceae (jahe-jahean), tanaman ini dikenal dengan aroma khas dan manfaat kesehatan yang luar biasa. Dalam berbagai tradisi pengobatan, kencur digunakan sebagai herbal yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Selain itu, jenis tanaman ini termasuk dalam kelompok empon-empon atau tanaman obat yang berasal dari suku temu-temuan (Zingiberaceae). Kandungan minyak atsiri dan alkaloid dalam rimpang atau rizomanya menjadikannya bermanfaat sebagai stimulan. Di Malaysia, tanaman ini dikenal dengan nama cekur, sementara di Thailand disebut pro hom. Dalam literatur berbahasa Inggris, sering terjadi kesalahan penyebutan dengan menyamakan kencur sebagai lesser galangal (Alpinia officinarum) atau zedoary (temu putih), padahal keduanya merupakan spesies berbeda dan tidak dapat saling menggantikan sebagai rempah. Kencu...

Daun Sirih Hijau ( Piper betle L )

Ketersediaan di Kebun Toga STIKES Al-Fatah : Tersedia Klasifikasi klasifikasi sirih (Piper bettle L.) adalah sebagai berikut : Regnum : Plantae Divisio : Spermatophyta Sub Divisio : Angiospermae Classis : Dicotyledoneae Ordo : Piperales Familia : Piperaceae Genus : Piper Species : Piper bettle L. Habitat Habitat daun sirih hijau (Piper betle) adalah di daerah tropis dengan kondisi sebagai berikut: Terletak di ketinggian 200–1.000 meter di atas permukaan laut (dpl)  Memiliki curah hujan 2.250–4.750 mm per tahun  Tumbuh di tanah yang lembab dan kaya akan zat organik  Terlindung dari cahaya matahari langsung dan angin. Kandungan Menurut Hutapea (2000), senyawa  metabolit sekunder yang dihasilkan oleh tanaman sirih berupa saponin,  flavonoid, polifenol dan minyak atsiri triterpenoid, minyak atsiri (yang  terdiri atas khavikol, chavibetol, karvakrol, eugenol, monoterpena, estragol), seskuiterpen, gula, dan pati. Khasiat dan Kegunaan Sirih ber...

Jahe Merah ( Zingiber officinale var. Rubrum )

Ketersediaan di Kebun Toga STIKES Al-Fatah : Tersedia Klasifikasi Jahe Merah : Menurut Hapsoh (2008), klasifikasi dari Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) adalah sebagai berikut : Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Monocotyledonae Ordo : Zingiberales Famili : Zingiberaceae Genus : Zingiber Spesies : Zingiber officinale var. Rubrum Habitat Jahe Merah : Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) tumbuh pada daerah tropis dengan ketinggian tempat antara 0 – 1,700 m di atas permukaan laut. Jahe memerlukan suhu tinggi serta curah hujan yang cukup saat masa pertumbuhannya. Suhu tanah yang ideal yaitu antara 25 - 30ºC. Untuk mendapatkan hasil rimpang yang baik, tanah harus dalam keadaan gembur agar akarnya berkembang dengan normal. Tanaman jahe ini tidak tahan genangan air sehingga irigasinya harus selalu diperhatikan (Hapsoh, 2011). Kandungan Jahe Merah : Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) mempunyai banyak keunggulan dib...