Skip to main content

DAUN SHISO MERAH (Perilla Frutescens )

 

                                                           DAUN SHISO MERAH 


Daun perilla (Perilla frutescens) adalah tanaman herbal dalam marga
Lamiaceae (dauri mint) yang memiliki banyak manfaat. Daun ini memiliki banyak
nama, salah satunya yang paling terkenal adalah daun shiso merah.Daun shiso merah
dianggap memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Selain dimanfaatkan sebagai
bahan pengobatan tradisional dan makanan, daun ini kerap digunakan dalam industri
manufaktur. DI Indonesia, daun shiso merah juga sering disebut sebagai daun zen

Klasifikasi
Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae (suku nilam-nilaman)
Marga: Perilla
Spesies: Perilla frutescens

Manfaat bagi kesehatan
1. Kaya nutris
Daun shiso merah memiliki sifat antioksidan dan antivirus yang sangat kuat karena kaya kandungan antosianin-nya. Selain itu, daun perilla dalam bentuk suplemen juga mengandung sejumlah nutrisi berikut:
● Asam lemak omega 3, 6, dan 9 
● Kalsium
● Kalium
● Zat besi
● Vitamin A, B2, dan vitamin c
2. Menjaga keseahatan pembuluh darah dan jantung
Biji tanaman shiso merah yang diolah menjadi minyak merupakan salah satu tanaman sumber omega 3 dan 6. Kandungan asam lemak ini dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.Asam lemak omega 3 dan 6 dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah yang bisa mengancam jiwa.
3. Bersifat antiradang dan meringankan nyeri rematik
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa omega 3 yang dikandung daun shiso merah bermanfaat menurunkan produksi senyawa yang bisa menyebabkan peradangan.Selain itu, mengonsumsi tanaman shiso merah dalam bentuk minyak juga membantu mengurangi penggunaan obat antiradang nonsteroid (NSAID) pada penderita rematik,sekaligus mengurangin risiko terjadinya pendarahan cerna bagian atas.
4. Melindungin diri dari kanker
Kandungan asam lemak omega 3 dan berbagai senyawa antioksidan, seperti antosianin, beta karoten, hingga vitamin A dan C, dapat membantu mengurangi risiko penyakit kanker.Senyawa antioksidan dapat menghalau radikal bebas yang berpotensi menjadi penyebab kanker dan penyakit degeneratif lainnya.
5. Mencegah alergi
Daun perilla telah lama dimanfaatkan dalam menangani alergi, khususnya yang berkaitan dengan pernapasan. Kandungan yang dimiliki daun zen merah ini dianggap dapat mengurangi sensitivitas yang menyebabkan tubuh bereaksi saat terpapar alergen dan memiliki potensi dalam mengatasi penyakit asma.

kandungan 
a. Perillaldehyde (senyawa aromatik utama)
Struktur kimia berupa aldehida monoterpen dengan gugus –CHO, rumus molekul C₁₀H₁₄O, dan cincin aromatik terhubung pada rantai hidrokarbon pendek.Jiang et al., 2020.
b. Rosmarinic Acid (polifenol utama)
Struktur kimia berupa ester ganda dari asam kafeat dan asam α- hidroksidihidroksifenillaktat, memiliki banyak gugus fenolat dan ikatan rangkap aroma Makino, 2018.
c. Shisonin (anthocyanin pemberi warna merah–ungu)
Merupakan turunan cyanidin dengan gugus glikosida (umumnya 3- dirhamnoside). Memiliki struktur flavylium cation khas anthocyanin dengan cincin A– B–C aromatik.Zhai et al., 2025.
d. Luteolin & Apigenin (flavonoid)
Termasuk flavon dengan struktur dasar C₆–C₃–C₆ (dua cincin aromatik terhubung oleh rantai heterosiklik).Jiang et al., 2020.
e. Tannin (polifenol besar)
Struktur berupa polimer fenolik kompleks dengan banyak gugus OH yang menyebabkan sifat sepat.Makino, 2018.


Popular posts from this blog

TANAMAN KENCUR (Kaempferia galanga L.)

Pengenalan Kencur ( Kaempferia galanga L .) adalah tanaman rempah yang telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Termasuk dalam keluarga Zingiberaceae (jahe-jahean), tanaman ini dikenal dengan aroma khas dan manfaat kesehatan yang luar biasa. Dalam berbagai tradisi pengobatan, kencur digunakan sebagai herbal yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Selain itu, jenis tanaman ini termasuk dalam kelompok empon-empon atau tanaman obat yang berasal dari suku temu-temuan (Zingiberaceae). Kandungan minyak atsiri dan alkaloid dalam rimpang atau rizomanya menjadikannya bermanfaat sebagai stimulan. Di Malaysia, tanaman ini dikenal dengan nama cekur, sementara di Thailand disebut pro hom. Dalam literatur berbahasa Inggris, sering terjadi kesalahan penyebutan dengan menyamakan kencur sebagai lesser galangal (Alpinia officinarum) atau zedoary (temu putih), padahal keduanya merupakan spesies berbeda dan tidak dapat saling menggantikan sebagai rempah. Kencu...

Daun Sirih Hijau ( Piper betle L )

Ketersediaan di Kebun Toga STIKES Al-Fatah : Tersedia Klasifikasi klasifikasi sirih (Piper bettle L.) adalah sebagai berikut : Regnum : Plantae Divisio : Spermatophyta Sub Divisio : Angiospermae Classis : Dicotyledoneae Ordo : Piperales Familia : Piperaceae Genus : Piper Species : Piper bettle L. Habitat Habitat daun sirih hijau (Piper betle) adalah di daerah tropis dengan kondisi sebagai berikut: Terletak di ketinggian 200–1.000 meter di atas permukaan laut (dpl)  Memiliki curah hujan 2.250–4.750 mm per tahun  Tumbuh di tanah yang lembab dan kaya akan zat organik  Terlindung dari cahaya matahari langsung dan angin. Kandungan Menurut Hutapea (2000), senyawa  metabolit sekunder yang dihasilkan oleh tanaman sirih berupa saponin,  flavonoid, polifenol dan minyak atsiri triterpenoid, minyak atsiri (yang  terdiri atas khavikol, chavibetol, karvakrol, eugenol, monoterpena, estragol), seskuiterpen, gula, dan pati. Khasiat dan Kegunaan Sirih ber...

Jahe Merah ( Zingiber officinale var. Rubrum )

Ketersediaan di Kebun Toga STIKES Al-Fatah : Tersedia Klasifikasi Jahe Merah : Menurut Hapsoh (2008), klasifikasi dari Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) adalah sebagai berikut : Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Monocotyledonae Ordo : Zingiberales Famili : Zingiberaceae Genus : Zingiber Spesies : Zingiber officinale var. Rubrum Habitat Jahe Merah : Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) tumbuh pada daerah tropis dengan ketinggian tempat antara 0 – 1,700 m di atas permukaan laut. Jahe memerlukan suhu tinggi serta curah hujan yang cukup saat masa pertumbuhannya. Suhu tanah yang ideal yaitu antara 25 - 30ºC. Untuk mendapatkan hasil rimpang yang baik, tanah harus dalam keadaan gembur agar akarnya berkembang dengan normal. Tanaman jahe ini tidak tahan genangan air sehingga irigasinya harus selalu diperhatikan (Hapsoh, 2011). Kandungan Jahe Merah : Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) mempunyai banyak keunggulan dib...